Cara Mencegah dan Mengatasi Flu Pada Anak Secara Alami

fluMusim hujan, tidak hanya membuat udara menjadi segar dan sejuk namun juga membuat tempat-tempat tertentu menjadi lembab sehingga kuman dan bakteri dapat berkembang lebih cepat. Hujan yang terjadi selama berhari-hari turut mempengaruhi sistem kekebalan tubuh yang dapat lebih rentan terserang berbagai jenis penyakit musiman. Apalagi bagi anak-anak, sistem kekebalan tubuhnya yang belum terlalu kuat dapat sangat berpengaruh pada tubuh dalam upaya melawan berbagai macam virus yang masuk. Apalagi, di musim hujan seperti ini, flu dan kedinginan sangat rentan menyerang anak-anak. Kebersihan badan menjadi faktor penting yang harus bunda perhatikan agar anakanak tetap sehat tanpa gangguan flu.

Flu dan badan yang menggigil merupakan gangguan kesehatan yang biasa terjadi pada anak-anak ataupun orang dewasa ketika musim hujan seperti saat ini. Flu merupakan infeksi yang terjadi pada hidung tenggorokan dan paru-paru yang disebabkan oleh virus influenza. Pada bulan-bulan tertentu seperti Oktober hingga Maret virus ini lebih cepat dan banyak berkembang sehingga membuat banyak anak dan orang dewasa terjangkit flu, apalagi di Indonesia musim hujan terjadi juga pada bulan-bulan tersebut. Anak-anak yang berusia kurang dari 5 tahun, terutama pada balita yang kurang dari 2 tahun dapat memiliki resiko yang lebih serius jika terserang flu. Menurut data yang ada pada dinas kesehatan, setiap tahun setidaknya ada 20.000 anak balita yang harus dirawat di rumah sakit  akibat komplikasi flu seperti pneumonia.

Gejala Flu

Flu pada bayi mempunyai resiko yang lebih banyak daripada pada anak-anak dan orang dewasa. Oleh karena itu, jika bayi anda mengalami flu anda dapat segera membawanya ke dokter. Hal tersebut dapat dilakukan untuk mengetahui apakah flu yang dialami berbahaya atau tidak. Mengetahui gejala flu biasa dan flu yang dapat berkembang menjadi penyakit yang lain juga perlu untuk anda ketahui. Berikut ini adalah daftar singkat dari gejala flu yang khas:

  • Demam atau merasa demam
  • Menggigil karena merasa dingin berkelanjutan
  • Batuk kering
  • Sakit tenggorokan
  • Pilek atau hidung tersumbat
  • Nyeri tubuh atau otot karena badan merasa capek
  • Kelelahan
  • Sakit kepala
  • Muntah dan diare (meskipun hal ini jarang terjadi)

Selain karena faktor cuaca yang turut membuat sistem kekebalan tubuh menurun, flu yang terjadi juga disebabkan karena faktor dari luar seperti tidak menjaga kebersihan. Apalagi, flu disebabkan oleh virus influenza yang notabene dapat menyebar melalui udara dengan cepat. Bahkan pada anak-anak flu dapat menular hanya dengan berdekatan dengan orang dewasa atau teman sebaya yang sedang terinfeksi flu. Ketika anak-anak menghirup udara atau melakukan kontak langsung dengan penderita, saat itulah anak anda dapat terinfeksi virus influenza. Pada umumnya flu menular setelah satu atau dua hari sebelum muncul gejala flu dan biasanya teradi selama satu minggu. Namun pada anak-anak hal tersebut dapat terjadi lebih lama. Flu dapat menyebar ketika anak berada dalam kontak dekat dengan orang yang sudah terinfeksi. Hal ini bsa terjadi dimana saja seperti sekolah, tempat bermain, keluarga atau orang-orang terdekat.

Pencegahan dan Pengobatan

Penanganan influenza memang tidak ada obatnya, apalagi virus ini biasanya terjadi pada musim-musim tertentu dan pada kondisi cuaca tertentu. Obat yang banyak beredar di pasaran mungkin dapat membantu menghilangkan flu pada saat-saat tertentu, namun hal itu dapat mengurangi ketidaknyamanan akibat flu. Bagi bayi yang berusia kurang dari satu tahu, anda memerlukan perawatan khusus untuk menangani flu yang terjadi. Pada anak yang berusia lebih dari satu tahun anda dapat membantu mencegah terangkitnya influenza dengan cara menaga sistem kekebalan tubuh anak anda. pencegahan yang terbaik adalah dengan emberikan vaksinasi pencegahan influenza yang dapat diberikan pada anak-anak. Bagaimanapun anda tidak perlu khawatir dengan flu yang terjadi pada anak-anak. Sebaik apapun anda mencegah teradinya flu pada anak-anak, dimana saja anak tetap memperoleh kemungkinan terkena infeksi tersebut.

Menjaga Kebersihan Tangan.

Menjaga kebersihan tangan  merupakan cara terbaik yang dapat dilakukan untuk menghindari kuman pembawa virus yang apat menyebabkan flu. Virus yang menyebabkan flu biasanya ditransfer melalui tangan yang menyentuh hidung atau mulut seseorang yang telah terinfeksi influenza. Tangan tersebut kemudian menempel pada meja, alat tulis, alat makan, atau mainan anak lain dan meninggalkan virus disana. Virus tersebut sangat gampang menular sehingga dapat menular kepada anak lain meskipun belum menunjukkan gejala penularan. Oleh sebab itu sangat penting bagi anda untuk mengajarkan pada anak-anak anda agar menutup hidung serta mulut saat bersin dan batuk. Mencuci tangan setelah melakukan aktivitas di luar atau makan juga dapat membantu membatasi paparan influenza pada anak. Berikut ini beberapa tips yang dapat anda ajarkan pada anak-anak untuk menjaga kebersihan tangan.

  1. Jauhkan kuman. Cara terbaik untuk menauhkan kuman dari anak-anak adalah dengan menaga kebersihan, terutama kebersihan tangan. Ajarkan bagaimana cara mencuci tangan dengan baik dan benar menggunakan sabun atau antiseptik pembersih tangan. Namun pastikan tidak ada busa yang masuk ke dalam mulut atau mengenai mata anak anda. Mencuci tangan dengan menggosok menggunakan sabun merupakan cara yang tepat untuk mengusir kuman. Jangan lupa, potong kuku anak anda jika sudah panjang karena berpotensi menjadi tempat bersarangnya kuman.
  2. Gunakan handsanitizer. Jika tidak ada sabun, anda dapat menggunakan cairan pembersih ini untuk mensterilkan tangan dari kuman. Perhatikan label yang terdapat dalam handsanitizer pilihan anda dan keluarga. Handsanitizer yang efektif setidaknya memiliki kebutuhan sekitar 60 persen alkohol untuk dapat membunuh kuman penyebab penyakit.
  3. Bersihkan titik kumpul kuman. Biasanya kuman banyak berkumpul dan menempel pada perabotan tertentu seperti gagang telepon, gagang pintu, atau apapun yang biasa disentuh tangan banyak orang. Hal ini juga termasuk membersihkan peralatan makan anak-anak dan alat sekolahnya. Mainan anak juga perlu dibersihkan sesekali untuk mengusir kuman yang mungkin menempel.
  4. Gunakan tisu dengan baik. Selain nyaman, anda juga harus menggunakan tisu pada satu permukaan saja. Pakailah tisu untuk mengelap sesuatu hanya pada satu permukaan saa kemudian buang tisu yang telah digunakan.

Tingkatkan sistem kekebalan tubuh anak anda 

Selain menjaga kebersihan atau  melakukan vaksinasi, anda juga harus meningkatkan sistem kekebalan tubuh agar terhindar dari berbagai macam penyakit. Sistem kekebalan tubuh yang kuat merupakan pertahanan terbaik untuk melawan pilek atau flu musiman yang terjadi. Anda dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak-anak dengan mengajarkan dan melatih kebiasaan sehat seperti dengan mengkonsumsi makanan yang baik, membiasakan aktif bergerak, dan juga memiliki jam istirahat yang cukup.

  1. Mengonsumsi makanan yang baik. Makanan yang baik bukan hanya makanan yang dikonsumsi dengan kandungan empat sehat lima sempurna. Makanan yang baik juga dapat dilihat dari variasi makanan yang masuk ke dalam tubuh. Sebuah penelitian mengatakan bahwa mengkonsumsi sayur dan buah dengan warna yang berbeda dapat memenuhi kebutuhan nutrisi yang diperlukan dalam tubuh. Buah-buahan yang dikemas dalam bentuk kaleng atau yang sudah dibekukan juga memiliki gizi yang sama dengan buah-buahan segar. Berikan juga vitamin D untuk anak-anak hingga minimal berusia 18 tahun. Vitamin D dapat membantu melancarkan sistem kekebalan tubuh dan banyak terdapat pada makanan seperti susu, telur, yogurt, atau paparan sinar matahari pagi.
  2. Aktif bergerak. Olahraga secara teratur dapat membantu tubuh menjadi lebih bugar sehingga tubuh dapat terhindar dari berbagai macam jenis penyakit. Selain itu olahraga juga membantu mengurangi stres sehingga tubuh akan terus berfikir sehat sehingga terhindar dari stres. Melakukan olahraga di luar ruangan juga akan mengekspos anak-anak untuk memiliki kesehatan fisik dan mental yang baik. Berada di luar rumah dan terkena sinar matahari pada siang hari dapat membantu meningkatkan energi dan mencegah sakit pada musim hujan.
  3. Istirahat yang cukup. Anda pasti mengingat ketika anak anda masih mengantuk saat dibangunkan, pasti anak-anak merasa frustasi. Hal itu sama halnya dengan tubuh kita yang akan merasa frustasi ketika tubuh tidak memiliki waktu tidur yang cukup. Pastikan anak anda memiliki jam istirahat yang cukup. Biasanya bayi memerlukan waktu sekitar 14 jam untuk tidur dan pada anak-anak memerlukan waktu istirahat sekitar 13 jam.

***

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s